Solusi Kami

This post is also available in: 繁體中文 (Chinese (Traditional)) English (English) 简体中文 (Chinese (Simplified))

solusi kami - mBlackbox

mBlackBox adalah metodologi pengetahuan dewasa dan konsultasi desain instruksional kami, mBlackBox adalah alat pengembangan produk, dan mekanisme utama untuk meningkatkan kinerja bisnis dengan mempertimbangkan 6 perspektif Bisnis, HSDM/L&D, Perancang Instruksional, Pelatih, Pelajar, dan Perspektif Pengembangan Karyawan.

Setiap perspektif adalah kumpulan metodologi yang super, kerangka kerja dan alat yang ekstensif .mBlackBox telah menjadi formula kami di serangkaian kesuksesan selama beberapa tahun terakhir

null

Perspektif Bisnis

Dari perspektif bisnis, menggunakan metode terstruktur yang disebut ACHIEVE >> DO >> LEARN, kami membantu klien kami untuk mengembangkan pemimpin yang lebih uggul, manajer yang sangat efisien dan kontributor yang mampu menghasilkan pendapatan dan efisiensi yang lebih tinggi. Metode kami dimulai dan diakhiri dengan mempertimbangkan hasil bisnis. Kami pertama-tama melihat tujuan yang dibutuhkan bisnis untuk ACHIEVE (MENCAPAI). Kemudian kami mempertimbangkan apa yang perlu dilakukan perushaan untuk mencapai kinerja yang ditetapkan. Dan terakhir, keterampilan dan pengetahuan apa yang mereka perlu pelajari untuk memungkinkan mereka berhasil dan mencapai tujuan.
null

Perspektif SDM/L&D

Mengetahui bahwa kinerja karyawalah yang mendorong kesuksesan bisnis, penting untuk memperkuat dan mengembangkan kemampuan mereka di mana perubahan kecil sekalipun akan berdampak besar pada hasil bisnis. Dari perspektif SDM/L&D, kami merujuk pada kerangka kemampuan untuk menentukan kesenjangan yang perlu ditangani. Karena setiap organisasi memiliki keunikan, kami bermitra dengan departemen SDM/L&D untuk mengontekstualisasikan solusi kami yang spesifik untuk kebutuhan pelatihan mereka.
null

Perspektif Perancang Instruksional

Setelah bekerja dengan departemen SDM/L&D untuk memahami kebutuhan pelatihan, perancang instruksional kami memulai proses penyelesaian. Kami menggunakan model 70:20:10 untuk mengembangkan perjalanan pengetahuan, terutama berfokus pada aplikasi di tempat kerja. Metodologi desain instruksional kami mengikuti model ATPAA. Pertama-tama kami mulai dengan menciptakan kesadaran tentang mengapa para peserta perlu belajar. Selanjutnya, kami menyediakan alat yang akan membantu meningkatkan kemampuan yang telah teridentifikasi.
Kemudian, kami memberikan para peserta kesempatan untuk mempraktikkan fasilitas yang telah kami siapkan di lingkungan yang aman. Setelah mereka paham bagaimana menggunakannya, kami memberikan mereka kesempatan untuk menerapkan pembelajaran mereka di tempat kerja dan memastikan manfaatnya ditransfer kembali ke tempat kerja. Ketika dibutuhkan, kami menilai peningkatan kemampuan peserta dan menetapkan dasar untuk peningkatan di masa depan.
null

Perspektif Pelatih

Setengah pertempuran telah dimenangkan ketika Anda memiliki solusi yang kuat. Setengah lainnya tergantung pada bagaimana pelatih dapat mentransfer pengetahuan atau keterampilan, atau memfasilitasi proses pembelajaran. Semua pelatih kami adalah praktisi bisnis berpengalaman yang membawa kekayaan, keahlian, kehidupan nyata mereka dan contoh-contoh anekdotal untuk mendukung pengalaman belajar.
null

Perspektif Pelajar

Terakhir, kita melihat bagaimana seseorang belajar dan apa yang memungkinkan peserta ini belajar. Pembelajaran dapat dikategorikan dalam empat tahap. Tahap pertama adalah KNOW (TAHU). Untuk merangsang tahap KNOW kami ingin memastikan bahwa pelajar memahami alasan untuk mempelajari suatu topik, keterampilan, atau pengetahuan.

Tahap pertama adalah mengetahui (KNOW). Untuk menstimulasi ini kita harus memastikan bahwa pelajar mengerti alasan untuk mempelajari suatu topik, keahlian atau pengetahuan tertentu.

Tahap kedua adalah UNDERSTAND (MEMAHAMI). Ada perbedaan antara mengetahui sesuatu dan memahami sesuatu. Memahami berarti memiliki kemampuan untuk mengartikulasikan apa itu dan apa keterampilan yang dibutuhkan.

Namun, pemahaman saja tidak cukup. Hanya karena Anda mengerti, bukan berarti Anda bisa APPLY (MENERAPKAN). Aplikasi terjadi ketika pembelajaran menjadi hasil bisnis. Namun, pemahaman saja tidak cukup. Hanya karena Anda mengerti, bukan berarti Anda bisa APPLY. Aplikasi terjadi ketika pembelajaran berubah menjadi hasil bisnis. Di sinilah perbedaan utama antara pelatihan kami dan pelatihan lainnya. Kami fokus pada membantu individu menerapkan apa yang dia pahami dan ketahui.

Tolak ukur nyata latihan adalah ketika seseorang mengadopsi keterampilan baru menjadi HABIT (KEBIASAAN). Pelatihan kami dirancang untuk membantu peserta mengembangkan ritme untuk terus menerapkan keterampilan baru sehingga menjadi kebiasaan.

Di sinilah kami menggabungkan pengetahuan berbasis kerja yang dipandu dan pembinaan dalam latihan kami. Jika kita benar-benar berhasil dalam proses tersebut, maka kami yakin bahwa mereka telah benar-benar belajar.

null

Perspektif Pengembangan Seseorang

Performa bisnis dapat dicapai dengan membantu individu mewujudkan potensi penuh mereka, didukung oleh organisasi yang siap. Maka hal yang sangat penting dari tahap penerapan ke tahap kebiasaan adalah: memastikan bahwa lingkungan belajar, pengawas, pelatihan, pelatih, departemen SDM, dan departemen latihan semuanya menciptakan ekosistem yang kondusif untuk mengajar seseorang kemampuan untuk menerapkan dan menjadikannya sebagai kebiasaan. Di sisi lain, peserta harus memiliki kemampuan untuk merefleksikan diri, kegesitan, dan tangguh untuk mengatasi hambatan yang dapat mencegah mereka ke tahap kebiasaan.

Pada akhirnya, yang kami ingin dari peserta dan lakukan adalah memastikan bahwa mereka menjalani proses pembelajaran: KNOW, UNDERSTANDING, APPLY dan menjadikannya sebagai HABIT.

Name*

Designation*

Company*

Email*

×

Name*

Designation*

Company*

Email Address*

×

姓名*

職銜*

公司*

電郵*

×

姓名*

职衔*

公司*

电邮*

×

Nama*

Salutan*

Organisasi*

Email*

×

Name*

Designation*

Company*

Email*

Message*

×